Jumat, 18 Maret 2011

Teguran tuhan

Jumlah Korban Tewas & Hilang Lebih dari 16.000 Orang 
Tokyo - Jumlah resmi korban tewas dan hilang akibat gempa bumi dan tsunami di Jepang terus bertambah. Sejauh ini, lebih dari 16 ribu orang tewas dan hilang akibat bencana dahsyat yang terjadi 11 Maret lalu.

Badan Kepolisian Nasional Jepang menyatakan, sejauh ini sebanyak 6.405 orang telah dikonfirmasi tewas. Sementara jumlah orang yang hingga kini belum ditemukan meningkat menjadi 10.259 orang.

Kepolisian Jepang seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (18/3/2011) menambahkan, total 2.409 orang terluka akibat gempa dan tsunami.

Jumlah korban tewas dan hilang terus meningkat cepat dalam beberapa hari ini. Bahkan berdasarkan laporan-laporan media setempat, jumlah total korban tewas dan hilang akan jauh lebih tinggi.

Walikota Kota Ishinomaki di prefektur Miyagi beberapa hari lalu mengatakan, jumlah korban yang hilang di kota tersebut mencapai sekitar 10 ribu orang.

Pada Sabtu, 12 Maret lalu, siaran publik NHK melaporkan bahwa sekitar 10 ribu orang belum ditemukan di Kota Minamisanriku, prefektur Miyagi. Wilayah prefektur Miyagi merupakan salah satu daerah yang paling parah dihantam gempa dan tsunami.

JALUR IMPIAN

SNMPTN 2011
  : Untuk teman-teman yang dari dulu sudah nunggu-nunggu berita pengumuman SNMPTN atau Ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011, lebih persiapkan diri lagi. karena pengumuman pendaftaran snmptn 2011 sudah dikeluarkan. SNMPTN 2011 akan diadakan secara serentak pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 2011

Untuk penyeleksiannya selain ujian tertulis, ujian seleksi masuk juga dilakukan melalui jalur undangan. "Bila pada tahun sebelumnya SNMPTN dilaksanakan melalui ujian tertulis dan ketrampilan, maka sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 34 Tahun 2010 tentang Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi dinyatakan pola seleksi nasional ditambah dengan jalur undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik," kata Rektor IPB Prof Dr Herry Suhardiyanto selaku Ketua Umum Panitia SNMPTN 2011 di Jakarta, Rabu.

"Sekurang-kurangnya 60 persen dari bangku kuliah di setiap perguruan tinggi diseleksi melalui pola seleksi nasional," ujar Ketua Panitia SNMPTN Nasional, Herry Suhardiyanto, pada konferensi press "Launching SNMPTN 2011" di Kantor Kemendiknas Indonesia Kami

Kamis, 24 Februari 2011

coklat vs gigi

Coklat dapat melindungi terhadap kerusakan gigi


Para peneliti telah menemukan bahwa coklat dapat mencegah kerusakan terhadap gigi. Hal ini begitu berhasil dalam memerangi pembusukan bahwa para ilmuwan percaya beberapa komponen yang mungkin satu hari ditambahkan untuk obat kumur atau pasta gigi.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di Osaka University di Jepang menemukan bahwa bagian-bagian biji kakao, bahan utama cokelat, menggagalkan bakteri mulut dan kerusakan gigi.
Mereka menemukan bahwa biji kakao kulit - bagian luar dari kacang yang biasanya pergi ke limbah dalam produksi coklat - memiliki efek anti bakteri pada mulut dan dapat melawan secara efektif melawan plak dan agen merusak lainnya.
Pembusukan gigi terjadi ketika bakteri dalam mulut berubah menjadi asam, yang merusak di permukaan gigi dan menyebabkan karies.
Para ilmuwan Jepang menemukan coklat yang tidak terlalu berbahaya daripada banyak makanan manis yang lainnya, karena agen antibakteri pada biji kakao offset gula tingkat tinggi.
Setelah tiga bulan, penelitian ini menemukan bahwa angka dengan diet gula tinggi memiliki 14 lubang rata-rata dibandingkan dengan hanya enam rongga bagi mereka yang menerima kulit biji kakao dalam makanan mereka.
Para peneliti kini merencanakan untuk menguji temuan mereka pada manusia.
Berbicara kepada majalah New Scientist, Takashi Ooshima, dari Osaka University, mengatakan temuan mereka bisa mengarah pada pengobatan baru untuk kerusakan gigi.
"Dimungkinkan untuk menggunakan obat kumur CBH ekstrak, atau suplemen untuk sebuah pasta gigi."
Bahkan bisa dimasukkan kembali ke cokelat untuk membuat lebih baik untuk gigi, katanya
"Mereka tentu memiliki efek tapi kebersihan mulut yang baik, daripada banyak makan cokelat, adalah cara untuk gigi sehat yang baik."
Juru bicara British Dental Association mengatakan: "Jika memang benar bahwa cokelat tidak membantu mengurangi kerusakan gigi dan rongga yang hanya dapat menjadi hal yang baik, tetapi Anda harus ingat bahwa cokelat mengandung gula.
"Saran kami tetap sama: jika orang ingin makan permen manis dan minuman mereka harus membatasinya, dan mengunjungi dokter gigi secara teratur."